Jakarta_ Hasto Kristiyanoto selaku Jubirnya PDIP kang Jokowi dan Pak JK mengatakan bahwa Agama dalam politik ditempatkan pada sebagai sumber moral kebajikan, tuntutan prilaku dan inspirasi bukan sebagai Isu Politik maupun alat kampanye.Dari kutipan detik.com yang saya baca bahwa Agama tidak pernah ditempatkan sebagai alat politik karena Agama terlalu agung dan suci serta kurang anggun untuk alat kampanye.tutur Hasto
Menurut Hasto dalam sindirannya kepada salah satu calon presiden saingannya bahwa seolah sosok beriman padahal kesehariannya tim tersebut kurang rajin bersembahyang. Eits… kok pak Hasto tau ya apa punya tim pengintai lawan??
"Pak JK sebagai Ketua Dewan Masjid se Indonesia kan memiliki mata dan telinga, mana cawapres yang rajin bersembahyang di Masjid, dan mana yang hadir hanya menjelang pendaftaran capres," tambah Hasto.
Sejak Sabtu akhir pekan lalu beredar pesan berantai berisi pembelaan capres Jokowi atas berbagai tuduhan. Seperti Jokowi yang dianggap sebagai antek zionis, antek Amerika, antek Cina, dan antek Mafia. Mantan Wali Kota Surakarta itu juga diragukan soal keislamannya.
"Jokowi antek Zionis, antek Amerika, antek Cina, dan antek Mafia. Jawabanku: “Jokowi ANTEK Pancasila dan ANTEK Rakyat,” tulis pesan yang berdar itu seperti dikutip gula manis, Senin (26/5/2014).
Hasto memastikan bahwa pesan berantai itu bukan dari Jokowi. "SMS itu bukan dari Pak Jokowi. Bagi Pak Jokowi, agama ditempatkan pada hal yang penuh keagungan, suci, dan membawa nilai-nilai kemaslahatan bagi umat beriman," Kata Hasto yang kami kutip disalah satu situs berita.
Baca Juga
CEK CALON SERTIFIKASI GURU 2014
mantap,.. jokowi (y)
BalasHapusheheee
BalasHapus